Si kecil dari Organ Tubuh Kita

Jantung. Organ tubuh yang satu ini merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting kegunaannya bagi kelangsungan hidup manusia. Saat SMA, jika guru biologiku bertanya,“ Apa fungsi jantung anak-anak?” spontan semua murid menjawab “ Untuk memompa darah ke seluruh tubuh, Bu!”. Sepertinya pemahaman tentang fungsi jantung waktu itu, jantung ya untuk memompa darah. Terlepas dari pengertian memompa darah itu apa? Memompa yang bagaimana? Prosesnya apa? Bagaimana caranya, kok bisa kayak gitu? Mungkin teman-temanku termasuk aku juga tak memahami akan hal tersebut dan tak mau tahu. Tetapi sekarang, aku belajar di bidang kesehatan. Hal tersebut membuatku harus lebih memahami organ tubuh yang satu ini dengan lebih mendalam, tidak hanya cuma sekedar tau kalau jantung itu untuk memompa darah. Banyak yang dapat dipelajari dari jantung. Hanya mempelajari jantung saja, itu sudah cukup membuat pusing tujuh keliling. Jika di kuliahku, pelajaran tentang jantung ada di mata kuliah Oksigenasi yang di dalamnya dipelajari, bagaimana anatomi jantung dari sel yang terkecil hingga yang terbesar, fisiologinya,proses apa saja yang ada di jantung (meliputi sistem kardiovaskuler, baroreseptor, kemoreseptor,dll), Kelainanan atau penyakit apa saja yang berhubungan dengan jantung (misalnya, infark miokard, hipertensi, gagal jantung dll) dan bagaimana patofisiologinya, serta penyakit-penyakit di organ tubuh lain yang muncul ketika jantung bermasalah.

Baiklah, selanjutkan akan saya jelaskan dan uraikan sedikit mengenai jantung. Jantung tubuh manusia terletak diantara kedua paru-paru di bagian tengah rongga toraks. Jantung berukuran kurang lebih sebesar kepalan tangan pemiliknya. Bisa dibanyangkan kalau jantung itu sebenarnya sagat kecil, lebih kecil daripada lambung, paru-paru, dan hati. Cukup kecil jika dibandingkan dengan fungsinya yang begitu besar bagi tubuh. Bentuk jantung seperti kerucut tumpul. Ujung atas yang lebar mengarah ke bahu kanan, sedangkan ujung ujung bawah mengerucut dan mengarah ke panggul kiri. Jantung memiliki banyak lapisan. Lapisan terluar disebut epikardium, endokardium pada lapisan tengah, dan miokardium pada lapisan paling dalam. Nah, miokardium itulah yang merupakan otot jantung yang berkontraksi untuk memompa darah.

Katub Jantung

Jantung kita memiliki katub-katub yang berfungsi untuk menjaga aliran darah jantung tetap satu arah. Struktur dan fungsi katub pada semua rentang usia dari bayi sampai dewasa relatif sama. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, akan terjadi perubahan di usia lanjut. Katub jantung dibagi menjadi dua berdasarkan struktur dan fungsinya, yaitu:

1. Katub Atrioventrikular

Sesuai dengan namanya, katub ini terletak di antara atrium (serambi) dan ventrikel (bilik). Katub ini terbagi lagi menjadi 2, yaitu pada bagian kanan dan kiri jantung. Katup sebelah kanan dinamakan trikuspidalis (memiliki 3 daun katub) dan sebelah kiri dinamakan mitral (kebanyakan orang menyebutnya bikuspidalis karena memiliki 2 daun katub).

2. Katub Semilunar

Sama dengan katub trikuspidalis, pada katub semilunaris juga terbagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu katub semilunar pulmonar dan katub semilunar aorta. Disebut katub semiluar pulmonar karena katub ini terletak pada arteri pulmonalis (arteri yang membawa darah kaya CO2 dari jantug ke paru-paru) dengan ventrikel kanan/ bilik kanan. Sedangkan katub semilunar aorta merupakan katub yang terletak di antara ventrikel kiri dengan pembuluh darah aorta (pembuluh darah yang membawa darah kaya O2 dari ventrikel kiri/ bilik kiri ke seluruh tubuh).

Kerja katub jantung :

Cara kerja katub jantung dapat menimbulkan bunyi jantung yang bisa dideteksi oleh stetoskop, bunyi jantung ini berasal dari penutupan katub-katub jantung. Penutupan katub atriventrikular menimbulkan bunyi jantung yang pertama, yang disebut bunyi jantung S1. S1 mempunyai karakteristik bunyi “lup”. Sedangkan penutupan katub semilunar akan menimpulkan bunyi jantung kedua, yang disebut bunyi jantung S2. S2 mempunyai karakteristik bunyi “dup”. Jadi, ketika kita mendengarkan bunyi jantung menggunakan stetoskop akan terdengar bunyi  “lup, dup, lup, dup, lup, dup, dst), tetapi tentunya bunyi tersebut akan terdengar sangat jelas jika penempatan stetoskopnya juga tepat.

Kerja katub jantung untuk membuka dan menutup terjadi secara pasif. Katub semilunar aorta dan pulmonal akan menutup oleh tekanan yang terjadi akibat volume darah yang mengisi atrium meningkatkan tekanan intra-atrium sehingga menyebabkan tekanan balik ke arah pembuluh darah yang diakhiri dengan penutupan katup semilunar. Setelah katub semilunar menutup, tekanan volume intra-atrium yang tinggi akan mendorong katub antrioventrikular sehingga terbuka. Selanjutnya darah akan mengalir dari atrium ke ventrikel sehingga meningkatkan tekanan intraventrikular, kemudian akan menimbulkan tekanan balik ke arah atrium dan diakhiri penutupan katub antrioventrikulasris. Jadi, intinya kerja katub jantung itu sama seperti daun pintu. Jika pintu tersebut mendapat tekanan dari seseorang, maka pintu akan membuka dan orang tersebut dapat masuk. Begitu juga dengan katub jantung.

Pembuluh Darah di Jantung

1. Pembuluh darah arteri

Pembuluh darah arteri adalah pembuluh darah yang keluar dari jantung dan semua pembuluh darah arteri membawa darah yang kaya oksigen kecuali pada arteri pulmonalis yang membawa darah kaya karbondiaoksida ke paru-paru. Pembuluh darah arteri yang keluar dari ventrikel kiri disebut pembuluh aorta dan membawa darah ke seluruh tubuh.

2. Pembuluh darah vena

Pembuluh darah vena adalah pembuluh darah yang menuju/ masuk ke jantung. Semua pembuluh darah vena membawa darah yang kaya karbondiaoksida kecuali pembuluh vena pulmonalis yag membawa darah kaya oksigen dari paru-paru ke atrium kiri. Pembuluh vena cava superior adalah pembuluh vena yang membawa darah dari tubuh bagian atas menuju ke jantung, sedangkan pembuluh vena inferior adalah pembuluh vena yang membawa darah dari tubuh bagian bawah menuju ke jantung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s